
MAGELANG – Agenda Syawalan 1447 H Yayasan Ihsanul Fikri (YIF) pada Sabtu (18/4) terasa semakin istimewa. Selain menjadi ajang melepas rindu antar-staf, acara yang digelar di Gedung Edu Smart RSJ Magelang ini menghadirkan tokoh inspiratif pendidikan Islam nasional, Prof. Dr. Sukro Muhab, M.Si, selaku Pembina Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia.
Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri dalam sesi Inti Taujih, yang menjadi magnet utama bagi ratusan guru dan karyawan yang hadir dengan seragam batik hijau terbaru mereka.
Baca juga : Momen Hangat Syawalan 1447 H Keluarga Besar Yayasan Ihsanul Fikri

Pesan Mendalam: Menjaga Ruh Pendidik
Dalam pemaparannya, Prof. Sukro Muhab menekankan bahwa kekuatan Sekolah Islam Terpadu bukan hanya terletak pada fasilitas atau kurikulum, melainkan pada “Harmoni dan Ukhuwah” para penggeraknya. Beliau mengingatkan bahwa seorang pendidik di lingkungan SIT harus memiliki resonansi hati yang sama dalam membimbing siswa.
“Silaturahmi seperti ini bukan sekadar seremoni, tapi momen menyatukan frekuensi. Jika hati para gurunya sudah harmonis dan satu visi, maka transfer nilai-nilai kebaikan kepada murid akan jauh lebih efektif,” ungkap beliau di hadapan keluarga besar YIF.
Inspirasi bagi Guru Berprestasi
Kehadiran Prof. Sukro juga bertepatan dengan momen pemberian penghargaan bagi Guru Berprestasi YIF. Beliau turut mengapresiasi dedikasi para guru Magelang yang terus berinovasi. Menurutnya, apresiasi semacam ini sangat penting untuk menjaga motivasi dan profesionalisme di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Menuju Kualitas Pendidikan yang Lebih Unggul
Ketua Yayasan, Rakhmat Raafi, S.S., M.Pd., mengaku bersyukur atas kesediaan Prof. Sukro Muhab hadir dan berbagi ilmu. “Taujih dari beliau menjadi suplemen semangat bagi kami semua di Kota Magelang. Kami ingin semangat JSIT Indonesia benar-benar mendarah daging di setiap unit pendidikan Ihsanul Fikri,” ujarnya.
Acara yang berlangsung hangat ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Pesan-pesan strategis dari Pembina JSIT Indonesia tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi seluruh pendidik YIF untuk menyongsong tahun ajaran yang lebih gemilang.




