Lingkungan SDIT Tahfidzul Qur’an Ihsanul Fikri 2 belakangan ini terasa adem. Murid-murid melantunkan ayat suci Al-Qur’an secara syahdu hingga menggema ke seluruh sudut sekolah. Usut punya usut, salah satu sekolah islam terbaik di magelang ini baru saja sukses menggelar agenda besar tahunan mereka, yaitu Imtihan Tahfidz.

Bukan sekadar ujian biasa, Imtihan Tahfidz merupakan forum ujian terbuka. Lewat agenda ini, sekolah menantang para murid untuk menyetorkan hafalan Al-Qur’an mereka sekali duduk secara berkala. Para menjaga kalamullah muda mengikuti kegiatan yang penuh khidmat ini selama satu pekan penuh, mulai dari tanggal 9 hingga 15 Juni 2026.
Baca Juga : Keren! Demi Jaga Mutu Hafalan, Guru-Guru SDIT Tahfidzul Qur’an Ihsanul Fikri 2 Ikuti Karantina Khusus
Angka Capaian yang Bikin Takjub!
Seluruh peserta didik mulai dari kelas 1 sampai kelas 5 mengikuti ujian tahfidz kali ini dengan antusias. Anak-anak hebat ini menunjukkan semangat yang benar-benar menyala.

Hasilnya? Sangat luar biasa! Seluruh peserta sukses mengumpulkan total akumulasi hafalan hingga mencapai angka fantastis, yaitu 612,75 juz hanya dalam sepekan pelaksanaan. Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan bukti nyata dari konsistensi proses belajar, sekaligus menegaskan posisi sekolah ini sebagai sekolah dasar tahfidz quran terbaik di magelang.
Mengapa Imtihan Ini Penting bagi Anak?

Bagi sebagian orang, meminta anak usia sekolah dasar melafalkan beberapa juz sekaligus dalam satu waktu terdengar berat. Namun, pihak sekolah merancang Imtihan Tahfidz ini dengan pendekatan psikologi anak yang matang. Sekolah memandang agenda ini punya esensi edukasi yang jauh lebih mendalam daripada sekadar mengisi kalender akademik, yaitu untuk:
- Menguji Kekuatan Hafalan (Mutqin): Dalam ilmu tahfidz, menghafal itu mudah, namun merawatnya (murojaah) memerlukan perjuangan ekstra. Ujian ini memastikan ayat-ayat yang melekat di ingatan murid selama kegiatan belajar mengajar benar-benar kuat, masuk ke dalam memori jangka panjang (long-term memory), dan bukan sekadar hafalan instan demi nilai.
- Melatih Mental Juara dan Keberanian Publik: Melantunkan ayat suci di hadapan para penguji membutuhkan regulasi emosi yang baik. Lewat momen ini, sekolah melatih anak-anak sejak dini untuk mengelola rasa gugup sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri mereka.
- Apresiasi Positif (Positive Reinforcement): Secara psikologis, anak-anak membutuhkan ruang penghargaan atas usaha keras mereka. Imtihan ini memberikan panggung apresiasi agar murid merasakan kepuasan batin setelah berjuang. Hal ini akan menumbuhkan motivasi internal yang kuat untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Mengintip Serunya Proses Ujian yang Ramah Anak
Sekolah menyadari bahwa jumlah peserta dari kelas 1 hingga kelas 5 sangat banyak. Oleh karena itu, panitia menerapkan sistem manajemen waktu dan pengujian yang ketat, namun tetap mengutamakan kenyamanan psikologis anak (child-friendly).
Setiap hari, dewan penguji menyambut para murid secara bergantian sesuai jadwal. Anak-anak menempuh ujian dengan metode tasmi’ (memperdengarkan hafalan secara langsung tanpa melihat mushaf).


Panitia juga menyesuaikan metode ujian dengan tahapan perkembangan usia anak:
- Murid Kelas 1 dan 2 (Fase Fondasi): Mengawali langkah mereka dengan menyetorkan hafalan pada juz yang sudah mereka kuasai. Fokus utamanya adalah membangun kebiasaan, kelancaran lafal, dan kenyamanan mental berinteraksi dengan penguji.
- Kakak-Kakak Kelas 3, 4, dan 5 (Fase Pengembangan): Mereka tampil keren dengan menyetorkan beberapa juz sekaligus dalam sekali duduk. Fase ini mulai melatih daya tahan (endurance) fokus serta kekuatan ingatan yang lebih tinggi.
Selama periode ini, para murid sukses melantunkan berbagai variasi hafalan, mulai dari juz 30, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, hingga juz 8. Sebuah pencapaian akademis dan spiritual yang luar biasa untuk ukuran anak sekolah dasar!
Harapan Besar ke Depan
Melalui kegiatan yang direncanakan selesai pada 15 Juni 2026 ini, SDIT Tahfidzul Qur’an Ihsanul Fikri 2 berharap pencapaian total 612,75 juz membawa keberkahan melimpah bagi seluruh warga sekolah. Lebih dari itu, momentum emas ini semoga memantik semangat yang tidak pernah padam dalam diri para murid untuk terus menambah dan menjaga hafalan mereka hingga khatam 30 juz kelak.
Baca Juga : SD IT Tahfidzul Qur’an Ihsanul Fikri 2 Magelang: Sekolah Penghafal Al-Qur’an Terbaik untuk Si Kecil
Yuk, kita beri apresiasi tertinggi dan doa terbaik untuk para hafiz serta hafizah cilik kita!




