Hari kelulusan itu selalu punya dua rasa. Ada bahagia karena akhirnya lulus, tapi ada juga sedih karena harus berpisah. Perasaan campur aduk inilah yang mewarnai acara Khataman & Haflatul Wada’ Angkatan VI Pesantren Modern – SMPIT Ihsanul Fikri Kota Magelang.
Sebanyak 84 santri resmi merayakan kelulusan mereka. Lulusan tahun ini terdiri dari 33 santri putra dan 51 santri putri. Angkatan keenam ini membawa nama kebesaran Verontix dan Nexera. Mereka sukses menyelesaikan masa menuntut ilmu di tingkat sekolah menengah pertama.
Dari Parade Gagah Sampai Uji Publik Al-Qur’an
Sejak pukul 07.00 WIB, para santri dan orang tua sudah memadati Gedung Manggala Hesti RST. Mereka mengantre di meja registrasi dengan antusias. Acara bermula lewat penampilan Parade Gerakan Aktualisasi Kesamaptaan. Lewat parade ini, para santri memamerkan ketangkasan dan kegagahan mereka. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMPIT, momen khidmat pun dimulai.
Agenda yang paling bikin merinding sekaligus bangga adalah Khataman Al-Qur’an. Acara kemudian berlanjut dengan Imtihan Tartil & Tahfidz Metode Ummi. Pada momen ini, para penguji mengetes hafalan santri secara langsung di depan publik. Uji publik ini menjadi bukti nyata kualitas mereka. Anak-anak Feronti dan Nera gak cuma keren di bidang akademis, tapi juga kuat secara spiritual!
Pesan Penuh Makna untuk Masa Depan
Acara juga diisi dengan berbagai sambutan dari tokoh-tokoh penting. Kepala Sekolah SMPIT Ihsanul Fikri, Ustaz Agus Nugroho Ponco Saputro, S.Pd., sempat berseloroh santai di sela sambutannya bahwa khataman kali ini adalah khataman bersama yang terakhir di SMP, dan berharap setelah ini para santri bisa terus khatam mandiri di rumah bersama keluarga.

“Hari ini adalah hari yang penuh berkah. Ini menjadi khataman Al-Qur’an bersama yang terakhir bagi kalian di SMP. Tapi ingat, perjuangan belum selesai. Setelah ini, bapak harap kalian bisa terus menjaga konsistensi dan khatam mandiri di rumah bersama keluarga.” Ustaz Agus Nugroho Ponco Saputro, S.Pd. (Kepala SMPIT Ihsanul Fikri)
Hadir pula memberikan apresiasi dan wejangan berharga bagi para lulusan, yaitu perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kota Magelang serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang.
“Kami sangat mengapresiasi pencapaian luar biasa dari para santri angkatan keenam ini. Kalian adalah generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. Teruskan prestasi ini di jenjang berikutnya.”
Ibu Retno Setyaningrum, S.Pd. M.Pd (Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang)
Air Mata dan Senyum di Prosesi Wisuda
Memasuki acara inti, Direktur Pesantren memimpin prosesi wisuda. Beliau melepas para santri secara simbolis sekaligus memberikan wejangan pamungkas yang membakar semangat sekaligus mengharukan.
“Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal dari perjuangan kalian yang sesungguhnya di masyarakat. Di luar sana, tantangan zaman akan semakin luar biasa. Oleh karena itu, bapak berpesan dengan sangat, jangan pernah sekalipun kalian melalaikan salat lima waktu dan teruslah berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kondisi apa pun. Jaga nama baik almamater, tetaplah menjadi santri yang rendah hati, dan jadilah mercusuar kebaikan di mana pun kalian berada,” pesan Ustaz Imam Sazali Cahyo Ari Wibowo, S.Pd.I., M.Pd. dengan penuh penekanan.
Suasana makin syahdu saat panitia memutar video kenangan kelas 9. Semua memori selama 3 tahun di asrama mendadak berputar kembali. Kenangan setoran hafalan hingga canda tawa di sela-sela belajar sukses bikin haru penonton.
Suasana haru ini pun dirasakan langsung oleh para orang tua. Perwakilan wali santri maju untuk menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak sekolah.

“Tiga tahun lalu kami menitipkan anak-anak kami di sini dengan penuh harapan. Hari ini, melihat mereka lulus dengan hafalan Al-Qur’an dan kemandirian yang luar biasa, rasa haru dan syukur kami tidak terbendung. Terima kasih banyak kepada para ustaz dan ustazah yang telah mendidik anak-anak kami dengan penuh kesabaran dan cinta,”
ungkap perwakilan wali santri kelas 9, Dr. Eri Widianto (orang tua dari ananda Ervin Rizky Fitrianto) dengan penuh haru.
Gak ketinggalan, perwakilan santri putra dan putri mempersembahkan penampilan spesial. Panggung acara pun menjadi makin hidup, meriah, dan berkesan bagi semua yang hadir.
Salam Takzim dan Babak Baru
Setelah doa penutup yang dipimpin dengan khusyuk, acara diakhiri dengan sesi Salam Takzim. Di sesi ini, satu per satu wisudawan dan wisudawati menyalami para ustaz, ustazah, dan karyawan pondok. Air mata haru dan ucapan terima kasih saling bertukar, menandai akhir dari sebuah cerita di SMPIT Ihsanul Fikri, sekaligus awal dari petualangan baru di jenjang yang lebih tinggi.
Selamat untuk Angkatan VI, Verontix & Nexera! Jaga terus hafalan kalian, tetap rendah hati, dan jadilah kebanggaan orang tua serta agama di mana pun kalian melangkah nanti. Barakallahu lakum!
Baca Juga : Bangga! Siswa SMP IT Ihsanul Fikri Magelang Siap Tampil di Jambore Nasional XII 2026
*** Bagi yang ketinggalan keseruannya atau ingin nonton ulang momen-momen harunya, langsung aja meluncur ke tayangan ulangnya di YouTube Pesantren Ihsanul Fikri TV.




