KOTA MAGELANG – Momen kelulusan selalu menyimpan cerita tersendiri. Ada tawa bahagia, namun tidak sedikit pula mata yang berkaca-kaca. Suasana hangat nan emosional ini menyelimuti Grand Ballroom Hotel Atria saat SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang menggelar Haflah Akhirussanah Angkatan 20 untuk Tahun Pelajaran 2025/2026.


Sejak pukul 07.00 WIB, para wisudawan, orang tua, dan tamu undangan sudah memadati area hotel dengan senyum sumringah. Setelah menyelesaikan prosesi presensi, panitia resmi membuka acara pada pukul 07.30 WIB dengan rangkaian pembukaan yang syahdu.
Cetak Prestasi Gemilang: Peringkat 5 Se-Kota Magelang!
Haflah Akhirussanah tahun ini terasa jauh lebih spesial dan penuh kebanggaan. Bagaimana tidak? SDIT Ihsanul Fikri sukses mengukuhkan posisinya sebagai salah satu SD Islam terbaik di magelang dengan meraih Peringkat 5 dalam Tes Kendali Mutu Academic (TKA) se-Kota Magelang.




Pencapaian ini menjadi kado terindah bagi Angkatan 20 sekaligus membuktikan bahwa sekolah ini mampu mengawinkan prestasi akademik yang tinggi dengan program tahfidz Al-Qur’an yang kuat. Lebih membanggakan lagi, sumbangsih nilai dari para siswa SDIT Ihsanul Fikri ini turut mengantarkan Kota Magelang meraih Peringkat 1 Nilai TKA tertinggi se-Jawa Tengah! Sungguh sebuah prestasi yang luar biasa dan patut mendapat apresiasi tinggi.
Baca Juga : SDIT Ihsanul Fikri Raih Capaian Gemilang pada TKA 2026
Lantunan Ayat Suci dan Jiwa Nasionalisme

Begitu peserta memasuki ruangan, suasana mendadak hening dan penuh takjub. Shafwan Ayyash Al-Fatih dari kelas 6D maju melantunkan hafalan (Tahfidz) Surat An-Naba’ dengan sangat indah. Seluruh hadirin kemudian berdiri bersama untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars SDIT yang membakar semangat nasionalisme dan kebanggaan di dalam dada.
Prosesi Pelepasan dan Ikrar Alumni


Momen yang semua orang nantikan akhirnya tiba, yakni Prosesi Pelepasan. SDIT Ihsanul Fikri secara resmi melepas satu per satu siswa sebagai alumni angkatan ke-20. Sementara itu, suasana makin menyentuh hati ketika Athaya Raihan Pratama (6C) memimpin pembacaan Ikrar Alumni. Selanjutnya, seluruh siswa menyanyikan lagu Hymne Guru bersama-sama sebagai bentuk rindu dan terima kasih mendalam kepada para ustadz dan ustadzah.
Kilas Balik 6 Tahun yang Penuh Makna
Suasana haru makin terasa saat Sultan Arkaan Pasha (6B) menyampaikan sambutan mewakili teman-temannya. Dalam pidatonya, Sultan mengungkapkan betapa waktu 6 tahun berjalan begitu cepat tanpa mereka sadari.

Ia menceritakan kembali berbagai dinamika suka dan duka selama menuntut ilmu. Hebatnya, seluruh proses belajar tersebut berhasil menempa jiwa dan membentuk karakter mereka menjadi pribadi yang lebih tangguh, mandiri, dan religius. Kalimat perpisahan yang tulus ini sukses membuat para guru dan orang tua meneteskan air mata.
Tangis Haru dari “Angkatan Corona” yang Menolak Menyerah
Apresiasi yang luar biasa datang dari Kepala SDIT Ihsanul Fikri, Usth. Siwi Widiyastuti, S.Pd.Si. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan kembali bahwa Angkatan 20 merupakan “Angkatan Corona” yang mulai menginjakkan kaki di sekolah saat masa pandemi melanda.
Meski harus mengawali masa sekolah dengan keterbatasan ruang gerak, sinergi dan kerja keras dari semua pihak—baik guru, siswa, maupun orang tua—berhasil membalikkan keadaan. Keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang, melainkan justru memacu motivasi hingga angkatan ini mampu mempersembahkan prestasi kelulusan terbaik untuk sekolah. Beliau juga berpesan agar para alumni tetap menjaga salat dan karakter baik mereka di jenjang berikutnya.


Tak ketinggalan, Ibu Juanah, S.Pd.SD, M.Pd. (Pengawas SD Magelang Utara) yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, turut memuji kegigihan sekolah ini dan memotivasi anak-anak agar terus konsisten mengejar mimpi.
Ungkapan Hati Wali Murid dan Puisi Salam Takzim

Mewakili orang tua, Bp. Sriyono (Wali murid dari Ananda Muhammad Fadhil Saadi Zahid 6D) menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas kesabaran para guru mendidik anak-anak selama 6 tahun.



Setelah itu, acara berlanjut ke momen paling emosional, yaitu sesi Salam Takzim atau sungkeman. Panitia memutar instrumen lagu Bunda yang syahdu untuk mengiringi pembacaan puisi yang sangat menyentuh hati.
Sambil meresapi bait demi bait puisi, seluruh siswa-siswi berjalan perlahan menuju tempat duduk orang tua masing-masing untuk bersimpuh, bersungkem, dan berpelukan erat. Seketika itu juga, tangis dan haru langsung pecah di dalam ballroom. Isak tangis bahagia serta bisikan doa tulus dari orang tua mengalir deras, menciptakan momen kedekatan yang sangat mendalam dan tak terlupakan.
Doa Bersama Jelang Penutupan yang Penuh Haru
Sebelum mengakhiri acara, seluruh hadirin menundukkan kepala sejenak untuk berdoa bersama. Ustadz Abdur Rochim Sidiq, S.Ag memimpin jalannya doa yang menggetarkan hati, memohon keberkahan, keselamatan, serta kesuksesan untuk masa depan anak-anak di jenjang yang baru.



Tepat pukul 11.15 WIB, panitia resmi menutup acara formal. Momen paling mengharukan pun pecah saat sesi bersalaman antara guru, siswa, dan wali murid. Isak tangis haru dan pelukan hangat mengalir menjadi tanda perpisahan sementara.
Gebrakan Drum Memukau Penutup Acara
Sebagai kejutan penutup yang memecah keheningan, salah satu peserta haflah akhirussanah, Giandra Alfarizqi, naik ke panggung membawa energi baru. Giandra menampilkan permainan drum yang sangat memukau dan energik. Dengan membawakan lagu Maherzein-Rahmatullilalamin dan Kotak-Beraksi, ketukan drum yang penuh semangat darinya sukses membakar kembali atmosfer ballroom dan mengundang tepuk tangan riuh dari seluruh hadirin.



Baca Juga : Rahasia SDIT Ihsanul Fikri Jadi Sekolah Berprestasi Magelang : Maksimalkan Minat dan Bakat Anak!
Seluruh rangkaian acara akhirnya berakhir dengan penuh keceriaan melalui sesi foto-foto bersama untuk mengabadikan momen bersejarah ini. Selamat berjuang di jenjang yang lebih tinggi, Angkatan 20 SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang! Jaga hafalanmu, jaga akhlakmu, dan teruslah meroket! 🚀✨




