Masjid Asy Syifa RSI Sanden menjadi saksi persiapan serius keluarga besar Yayasan Ihsanul Fikri dalam menyambut Idul Adha 1447 H. Melalui agenda KARTUNIS (Kajian Rutin Sabtu Manis/Sabtu Legi) spesial qurban yang digelar Sabtu (9/5) lalu, ratusan guru dan karyawan berkumpul untuk mendalami aspek legalitas syariat dalam ibadah kurban.



Langkah ini merupakan persiapan strategis, mengingat para peserta inilah yang nantinya memegang amanah sebagai panitia kurban di unit pendidikan masing-masing. Oleh karena itu, kajian qurban kali ini tidak hanya menyentuh sisi spiritual, tetapi juga membedah tata cara teknis yang sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW.
Memantapkan Syariat di Tangan Panitia
Hadir sebagai narasumber utama, KH. Soliqin (Pimpinan Pesantren Izzatul Islam Magelang) memberikan penekanan khusus pada tanggung jawab panitia. Beliau mengingatkan bahwa panitia adalah wakil dari pengurban (mudhahhi), sehingga setiap prosesnya harus terjaga validitas syariatnya.

Dalam paparannya, KH. Soliqin mengulas detail penting seperti:
- Adab terhadap hewan: Cara memperlakukan hewan kurban agar tidak stres sebelum disembelih.
- Ketajaman alat: Memastikan pisau dalam kondisi sangat tajam demi ihsan kepada hewan.
- Prosesi penyembelihan: Memastikan tiga saluran (nafas, makanan, dan pembuluh darah) terputus sempurna secara syar’i.
- Manajemen distribusi: Pembagian daging yang amanah tanpa mengambil hak yang bukan milik panitia (seperti larangan menjual kulit atau memberi upah tukang jagal dari bagian hewan kurban).
“Menjadi panitia itu tugas mulia sekaligus berat. Kesalahan kecil dalam proses penyembelihan bisa berdampak pada sah atau tidaknya kurban seseorang,”
tegas KH. Soliqin saat memberikan materi kajian qurban tersebut.
Antusiasme Guru dan Karyawan dalam Diskusi Teknis
Sepanjang acara, para calon panitia ini aktif melontarkan pertanyaan praktis. Mulai dari hukum membagikan daging kepada non-muslim, hingga teknis kebersihan area penyembelihan di lingkungan sekolah. KH. Soliqin menjawab setiap keraguan peserta dengan rujukan kitab yang jelas, sehingga para guru dan karyawan merasa lebih percaya diri menjalankan tugasnya nanti.
Baca Juga : Panduan Simpel Sembelih Hewan Qurban Sesuai Syariat

Ketua Yayasan Ihsanul Fikri, Rakhmat Raafi, S.S., M.Pd., yang memantau langsung jalannya kajian, menyampaikan bahwa pemahaman syariat yang matang adalah kunci pelayanan terbaik bagi para pengurban di lingkungan yayasan.
Standar Ibadah yang Lebih Berkualitas
Dengan berakhirnya kajian ini, Yayasan Ihsanul Fikri memastikan bahwa seluruh panitia kurban tahun ini memiliki standar pemahaman yang sama. Kajian qurban ini berhasil mengubah cara pandang peserta: dari sekadar “petugas teknis” menjadi “penjaga syariat” yang memastikan ibadah umat berjalan sempurna.
Kini, para guru dan karyawan siap bertugas. Harapannya, pelaksanaan kurban di Yayasan Ihsanul Fikri tahun ini tidak hanya rapi secara operasional, tetapi juga sempurna di mata Allah SWT.
Titipkan Amanah Qurban Anda Bersama Kami
Setelah melihat persiapan matang dari para calon panitia kami, kini saatnya Anda memantapkan niat untuk berbagi. Yayasan Ihsanul Fikri siap menyalurkan hewan qurban Anda kepada yang paling berhak dengan proses yang dijamin sesuai syariat dan profesional.
Baca Juga : Qurban Bersama Ihsanul Fikri
Mari raih takwa dan tebar manfaat melalui kajian qurban yang nyata dengan menyalurkan hewan qurban terbaik Anda melalui kami.
Siap berqurban tahun ini? Segera hubungi layanan informasi kami di
Sempurnakan ibadah, bahagiakan sesama.



