MAGELANG — Halaman PAUD IT Asy Syaffa 3 Kota Magelang mendadak berubah menjadi lautan putih pada Jumat, 22 Mei 2026. Bukan karena ada salju turun, ya, melainkan karena puluhan siswa-siswi dari kelas toddler (balita) hingga TK B sedang menggelar kegiatan Manasik Haji Cilik.

Acara yang bertujuan untuk mengenalkan rukun Islam kelima ini berlangsung super meriah, tertib, dan tentu saja… penuh dengan momen gemas yang bikin gemas para guru dan orang tua!
Baca Juga : Rahasia Seru Stimulasi Sensomotorik Anak Usia Dini Ala PAUD IT Asy Syaffa 3
Mengenalkan Rukun Islam Lewat Praktik Langsung
Mengajarkan ibadah haji kepada anak usia dini tentu menuntut kreativitas tinggi. Alih-alih menyodorkan teori yang membosankan, PAUD IT Asy Syaffa 3 memilih metode praktik langsung yang interaktif dan menyenangkan.

Mengenakan pakaian ihram serba putih, para “jamaah haji cilik” ini mempraktikkan langsung setiap prosesi ibadah haji. Mereka belajar melafalkan niat ihram, merasakan simulasi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, mengelilingi replika Kakbah (tawaf), lari-lari kecil (sai), hingga memotong sedikit rambut (tahalul).
“Kami ingin menanamkan nilai religius, kesabaran, dan kemandirian ke dalam memori masa kecil mereka. Caranya tentu saja lewat simulasi yang menyenangkan ini,” ungkap salah satu guru.
Tingkah Polah Lucu yang Mencuri Perhatian


Sepanjang simulasi manasik, polah ajaib anak-anak ini sukses mencuri perhatian dan membuat gemas siapa saja yang melihatnya. Yuk, intip aksi jenaka mereka:
- Anak Toddler Sibuk Mengurus Kain Ihram: Anak-anak kelas toddler yang masih mungil tampil sangat lucu. Beberapa anak sibuk memegangi kain ihramnya yang melorot, sementara yang lain malah asyik duduk santai saat teman-temannya sedang simulasi wukuf.
- Melempar Jumrah bak Atlet Bisbol: Saat memasuki sesi melempar jumrah menggunakan bola kecil, anak-anak mengubah suasana menjadi heboh. Bukannya melempar pelan, beberapa anak justru melemparkan bola sekuat tenaga sambil berteriak gembira.
- Tawaf yang Kebablasan: Saat mengelilingi replika Kakbah, sekelompok anak TK saking asyiknya bergandengan tangan hingga hampir melewati putaran ketujuh. Beruntung, ustadz dan ustadzah sigap mengarahkan barisan mereka kembali.

Sukses Menuntaskan Manasik dengan Senyuman
Meski penuh dengan canda tawa dan aksi polos, anak-anak mampu menyelesaikan seluruh rangkaian acara dengan sangat tertib. Pada prosesi terakhir, mereka mengantre dengan sabar untuk mencukur sedikit rambut sebagai simbol selesainya ibadah haji.
Seluruh peserta menutup hari itu dengan senyum sumringah (begitu pula para guru yang sukses mengawal “jamaah haji” paling aktif ini). Semoga kegiatan ini berhasil menanamkan benih-benih kerinduan terhadap Tanah Suci di hati kecil mereka sejak dini.
Sampai jumpa di keseruan PAUD IT Asy Syaffa 3 berikutnya! Labbaikallahumma labbaik…



